Harga Pabrik

Your cart

0 item(s) Rp. 0
  • Your shopping cart is empty!

Login / Register
Sign in Or Register
Forgot Your Password?

Pelanggan Baru?

Daftar dengan Mudah dan Gratis!

  • Faster checkout
  • Save multiple shipping addresses
  • View and track orders and more
Membuat Akun
Mengenal GHP (Good Handling Practices) dan 3 Prinsipnya
  • Beranda
  • Artikel
  • Mengenal GHP (Good Handling Practices) dan 3 Prinsipnya

Kategori


  • Seafood
  • Daging dan Ayam
  • Makanan Olahan
  • Bumbu dan Sambal
  • Minuman
  • Sayur Beku
  • Beras

Produk Terbaru


«
»

Mengenal GHP (Good Handling Practices) dan 3 Prinsipnya

ditulis Oleh : arso Tanggal : 11 Nov 2022 1 Comment

Hargapabrik.id – Setela sebelumnya kita mempelajari mengenai budidaya tanaman cabai merah dengan menerapkan GAP (Good Agriculture Practice) kini saatnya kita mempelajari tentang GHP (Good Handling Practice). Apa yang sebenarnya disebut dengan GHP, simak penjelasan kami berikut ini.

 

Baca Juga : 4 Tips Memilih Cabai Merah Besar Berkualitas

 

Kegiatan pascapanen bertujuan mempertahankan mutu produk segar agar tetap prima sampai ketangan konsumen, menekan losses atau kehilangan karena penyusutan dan kerusakan, memperpanjang daya simpan dan meningkatkan nilai ekonomis hasil pertanian. Diperkirakan, kehilangan hasil buah/sayuran masih relatif tinggi melebihi 20 %. Kegiatan penanganan pascapanen umumnya masih belum cukup baik dilakukan oleh petani, packing house (rumah kemasan) maupun pedagang. Saat ini kegiatan pascapanen di tingkat petani umumnya dilakukan secara tradisional, dengan alat yang sederhana. Oleh karena itu, perbaikan sistem pengelolaan tanaman secara terpadu disertai pengembangan teknologi pemanenan dan penanganan pascapanen merupakan salah satu unsur yang diperlukan untuk mencapai mutu produk yang baik.

Good Handling Practice sendiri merupakan acuan pedoman penanganan pasca panen cabai. Secara etimologi, Good Handling Practices (GHP) merupakan pedoman tentang tata cara penanganan pasca panen hasil pertanian yang baik dengan tujuan menghasilkan pangan yang bermutu, aman, dan layak dikonsumsi oleh calon konsumen. Pentingnya penerapan GHP adalah agar kehilangan dan kerusakan hasil dapat ditekan seminimal mungkin untuk menghasilkan produk yang bermutu atau memenuhi standar mutu yang berlaku seperti standar nasional Indonesia (SNI).

 

Baca juga : Ini dia 8 Syarat Mutu Saus Cabai sesuai SNI

 

Kementerian Pertanian RI selalu mendorong para petani untuk menerapkan GAP dan GHP secara berkesinambungan. Untuk itu diperlukan peningkatan mutu hasil daya saing produk hortikultura sesuai dengan standar GAP (Good Agriculture Practices), GHP (Good Handling Practices) dan GMP (Good Manufacturing Practices). Dengan menerapkan GHP maka persoalan seperti produk hortikultura yang bersifat musiman, fluktuasi harga, susutnya hasil panen dan penampilan produk olahan yang sangat sederhana dapat teratasi.

 

Prinsip-prinsip penerapan GHP :

 

1. Menekan tingkat kerusakan

Cabai hasil panen memiliki 30-50% potensi kehilangan mutu selama penanganan sehingga penanganan cabai harus dilakukan dengan berhati-hati. Produk juga perlu dilakukan pengemasan untuk melindungi produk dari rusak mekanik sepeti tertindih dan sebagainya.

 

2. Menjaga mutu cabai

Apabila cabai telah masuk ke sektor pasar industri maka produsen perlu untuk selalu menjaga mutu cabai sesuai persyaratan standar mutu yang berlaku.

 

3. Menjamin kualitas, kuantitas dan kontinuitas

Sebagai seorang produsen sudah merupakan kewajiban untuk selalu menjaga amanat pembeli dengan selalu menjaga kualitas stok produk, kuantitas serta kontinuitasnya.

 

Nah itu pengertian tentang GHP (Good Handling Practice) beserta prinsip penerapan GHP. Semoga artikel ini bermanfaat dan ikuti terus informasi terupdate dari kami.

 

Baca juga : 7 Langkah Pasti Menanam Cabai dalam Pot Hingga Panen

 

Leave your comment

Name

Comment
Note: HTML is not translated!

LEAVE A COMMENT

Artikel Terbaru


«
»
Pemeliharaanya dan Nilai Tradisional yang Tetap Bertahan
Pemeliharaanya dan Nilai Tradisional yang Tetap Bertahan
22 Jan 2026

Peran Penting dan Nilainya dalam Sistem Pangan Modern
Peran Penting dan Nilainya dalam Sistem Pangan Modern
22 Jan 2026

Ayam Pedaging sebagai Sumber Protein Utama
Ayam Pedaging sebagai Sumber Protein Utama
22 Jan 2026

Peran Ayam dalam Kehidupan Manusia hingga Kini
Peran Ayam dalam Kehidupan Manusia hingga Kini
22 Jan 2026

Alasan Mengapa Beras Cokelat Semakin Diminati
Alasan Mengapa Beras Cokelat Semakin Diminati
22 Jan 2026

Beras Organik: Maknanya bagi Kesehatan serta Lingkungan
Beras Organik: Maknanya bagi Kesehatan serta Lingkungan
22 Jan 2026

Perannya dalam Pola Makan Sehat Masa Kini
Perannya dalam Pola Makan Sehat Masa Kini
22 Jan 2026

Aroma Khas yang menjadi pilihan favorit
Aroma Khas yang menjadi pilihan favorit
22 Jan 2026

Beras Shirataki: Alasan Mengapa Menjadi Pilihan Diet Modern
Beras Shirataki: Alasan Mengapa Menjadi Pilihan Diet Modern
21 Jan 2026

Nilai Gizi yang Tersembunyi di Balik Warnanya
Nilai Gizi yang Tersembunyi di Balik Warnanya
21 Jan 2026


Harga Pabrik

Merupakan brand yang dimiliki PT Aneka Niaga Indonesia (ANI) yang menjual produk untuk diperdagangkan kembali..

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Tips
  • Feed
  • Cara Membuat Tips
  • Cara Membuat Feed
  • Cara Order Produk
  • Cara Pembayaran Order
  • Cara Pengiriman

© 2022 Aneka Niaga Indonesia. All Rights Reserved.

Penjual

  • Registrasi
  • Login
  • Profil Pabrik
  • Cara Registrasi
  • Cara login
  • Cara Penjualan
  • Cara Pengiriman
Pembeli

  • Registrasi
  • Login
  • Cara Registrasi
  • Cara Login
  • Cara Order Produk
  • Cara Pembayaran Order

Customer Service

Gedung Menara Hijau Lt. 6, Jakarta Selatan, Indonesia

Tel: +62-21-7985951 / E-mail: cs@hargapabrik.id

Shopping Center

Tel: +62-21-7985951 / Hotline: +62-21-7985951

E-mail: info@hargapabrik.id


Show More Show Less

Keranjang Belanja Berhasil ditambahkan