Harga Pabrik

Your cart

0 item(s) Rp. 0
  • Your shopping cart is empty!

Login / Register
Sign in Or Register
Forgot Your Password?

Pelanggan Baru?

Daftar dengan Mudah dan Gratis!

  • Faster checkout
  • Save multiple shipping addresses
  • View and track orders and more
Membuat Akun
Prose Pembuatan Tempe: Produk Fermentasi Kaya Nutrisi
  • Beranda
  • Artikel
  • Prose Pembuatan Tempe: Produk Fermentasi Kaya Nutrisi

Kategori


  • Seafood
  • Daging dan Ayam
  • Makanan Olahan
  • Bumbu dan Sambal
  • Minuman
  • Sayur Beku
  • Beras

Produk Terbaru


«
»

Prose Pembuatan Tempe: Produk Fermentasi Kaya Nutrisi

ditulis Oleh : afifah Tanggal : 07 Sep 2023 1 Comment

hargapabrik.id - Tempe adalah salah satu makanan tradisional Indonesia yang telah meraih popularitas global karena rasa uniknya dan manfaat kesehatan yang luar biasa. Kedelai yang merupakan bahan dasar pembuatan tempe, perlu melalui beberapa tahapan proses yang salah satunya melibatkan proses fermentasi oleh jamur Rhizopus, yang mana hal itu menjadikan tempe tidak hanya enak, tetapi juga kaya nutrisi. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan bagaimana proses kedelai menjadi sebuah tempe. Berikut langkah-langkah pembuatan tempe:

Baca juga:7 Kandungan Gizi pada Tempe

Bahan-Bahan:

- Kedelai

- Starter Tempe

Langkah-Langkah:

1. Pemilihan dan Persiapan Kedelai:

Kedelai yang digunakan dalam pembuatan tempe yaitu kedelai dengan kualitas baik yang diperoleh dengan cara dilakukan penyortiran. Setelah itu, kedelai dicuci pada air mengalir hingga bersih.

2. Perbusan dan Perendaman

Setelah bersih, kedelai direbus selama kurang lebih 30 menit hingga setengah matang. Kemudian dilanjutkan proses perendaman selama semalam atau 6 hingga 12 jam sampai diperoleh kondisi asam.

3. Pencucian dan Pengupasan:

Setelah melalui proses perendaman, kedelai dicuci dengan air bersih untuk menghilangkan kotoran atau sisa kulit, lalu dilanjutkan proses pengupasan. Pengupasan dilakukan dengan cara kedelai dimasukkan ke dalam air, lalu diremas – remas sambil dikuliti hingga kulit luar terkelupas dan diperoleh kepingan kedelai. Kepingan kedelai dicuci sekali lagi agar benar – benar bersih dan terpisah dari kulitnya.

4. Pemasakan

Kepingan kedelai selanjutnya dimasak dengan cara ditanak seperti menanak nasi. Waktu yang digunakan menyesuaikan jenis kedelai yang digunakan, namun biasanya selama 1 hingga 1,5 jam.

Baca juga: Tempe: Fakta Menarik yang Perlu Kalian Tahu

5. Pengeringan dan Pengkayuan

Setelah dimasak, kedelai ditiriskan hingga tidak ada air yang menggenang, lalu di hamparkan diatas tampah untuk proses pendinginan hingga suhunya sekitar 30-40°C.

6. Penginokulasian (Penambahan Starter Ragi)

Kedelai yang sudah dingin, selanjutnya dicampur dengan ragi sambil diaduk hingga merata. Ukuran penggunaan ragi yaitu 1 kg kedelai menggunakan kurang lebih 1 gram ragi.

7. Proses Fermentasi

Kedelai yang tercampur ragi selanjutnya dibungkus menggunakan daun pisang atau plastik, lalu dilakukan pemeraman selama 24 hingga 48 jam pada suhu ruang. Apabila menggunakan plastik, perlu dilakukan pelubangan agar udara bisa masuk ke dalam kedelai yang sedang difermentasi. Selama proses ini, jamur Rhizopus akan tumbuh dan membentuk struktur tempe yang khas. Setelah proses fermentasi selesai, tempe telah jadi dan siap dikonsumsi atau diolah lebih lanjut.

Pembuatan tempe memang memerlukan beberapa langkah, tetapi hasil akhir yang dihasilkan sangatlah memuaskan. Dengan mengikuti proses di atas dengan cermat, Kamu dapat membuat tempe yang lezat dan kaya nutrisi di rumah. Jika diolah dengan benar, tempe bisa menjadi bagian yang lezat dan sehat dari pola makan Kamu.

Baca juga: 7 Khasiat yang Terdapat di Dalam Tempe

Leave your comment

Name

Comment
Note: HTML is not translated!

LEAVE A COMMENT

Artikel Terbaru


«
»
Pemeliharaanya dan Nilai Tradisional yang Tetap Bertahan
Pemeliharaanya dan Nilai Tradisional yang Tetap Bertahan
22 Jan 2026

Peran Penting dan Nilainya dalam Sistem Pangan Modern
Peran Penting dan Nilainya dalam Sistem Pangan Modern
22 Jan 2026

Ayam Pedaging sebagai Sumber Protein Utama
Ayam Pedaging sebagai Sumber Protein Utama
22 Jan 2026

Peran Ayam dalam Kehidupan Manusia hingga Kini
Peran Ayam dalam Kehidupan Manusia hingga Kini
22 Jan 2026

Alasan Mengapa Beras Cokelat Semakin Diminati
Alasan Mengapa Beras Cokelat Semakin Diminati
22 Jan 2026

Beras Organik: Maknanya bagi Kesehatan serta Lingkungan
Beras Organik: Maknanya bagi Kesehatan serta Lingkungan
22 Jan 2026

Perannya dalam Pola Makan Sehat Masa Kini
Perannya dalam Pola Makan Sehat Masa Kini
22 Jan 2026

Aroma Khas yang menjadi pilihan favorit
Aroma Khas yang menjadi pilihan favorit
22 Jan 2026

Beras Shirataki: Alasan Mengapa Menjadi Pilihan Diet Modern
Beras Shirataki: Alasan Mengapa Menjadi Pilihan Diet Modern
21 Jan 2026

Nilai Gizi yang Tersembunyi di Balik Warnanya
Nilai Gizi yang Tersembunyi di Balik Warnanya
21 Jan 2026


Harga Pabrik

Merupakan brand yang dimiliki PT Aneka Niaga Indonesia (ANI) yang menjual produk untuk diperdagangkan kembali..

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Tips
  • Feed
  • Cara Membuat Tips
  • Cara Membuat Feed
  • Cara Order Produk
  • Cara Pembayaran Order
  • Cara Pengiriman

© 2022 Aneka Niaga Indonesia. All Rights Reserved.

Penjual

  • Registrasi
  • Login
  • Profil Pabrik
  • Cara Registrasi
  • Cara login
  • Cara Penjualan
  • Cara Pengiriman
Pembeli

  • Registrasi
  • Login
  • Cara Registrasi
  • Cara Login
  • Cara Order Produk
  • Cara Pembayaran Order

Customer Service

Gedung Menara Hijau Lt. 6, Jakarta Selatan, Indonesia

Tel: +62-21-7985951 / E-mail: cs@hargapabrik.id

Shopping Center

Tel: +62-21-7985951 / Hotline: +62-21-7985951

E-mail: info@hargapabrik.id


Show More Show Less

Keranjang Belanja Berhasil ditambahkan