Harga Pabrik

Your cart

0 item(s) Rp. 0
  • Your shopping cart is empty!

Login / Register
Sign in Or Register
Forgot Your Password?

Pelanggan Baru?

Daftar dengan Mudah dan Gratis!

  • Faster checkout
  • Save multiple shipping addresses
  • View and track orders and more
Membuat Akun
7 Bahaya Mengkonsumsi Kedelai
  • Beranda
  • Artikel
  • 7 Bahaya Mengkonsumsi Kedelai

Kategori


  • Seafood
  • Daging dan Ayam
  • Makanan Olahan
  • Bumbu dan Sambal
  • Minuman
  • Sayur Beku
  • Beras

Produk Terbaru


«
»

7 Bahaya Mengkonsumsi Kedelai

ditulis Oleh : naufal Tanggal : 28 Mar 2023 1 Comment

hargapabrik.id - Kedelai merupakan produk alami yang kaya protein dan vitamin, kedelai hadir dalam beragam bentuk mulai dari susu, edamame, tahu, tempe, dan banyak lagi dan juga kedelai kerap dijadikan alternatif daging dan susu karena kandungan protein nabatinya.

Kedelai sangat bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan, kedelai dapat membantu menurunkan kolesterol, mencegah peradangan, membangun otot, hingga menyehatkan jantung.

Namun jika dikonsumsi berlebihan, kedelai bisa memberi dampak negatif.

Baca juga: 6 Manfaat Dari Ikan Sapu-sapu

Berikut dampak negatif konsumsi kedelai berlebihan:

1.    Pengaruhi fungsi tiroid
kedelai mengandung goitrogen yang mana zat ini dapat berdampak negatif pada tiroid dengan menghalangi penyerapan yodium dan goitrogens dalam kedelai jika dikonsumsi berlebihan dapat menghalangi sintesis hormon tiroid dan menyebabkan hipotiroidisme dan kanker tiroid.

Beberapa penelitian juga telah menemukan bahwa isoflavon kedelai tertentu, termasuk genistein, dapat menghalangi produksi hormon tiroid. 

2.    Pengaruhi hormon
Kedelai mengandung fitoestrogen yang diyakini bisa memengaruhi hormon pria jika dikonsumsi berlebihan yang mana pria yang mengonsumsi makanan kedelai cenderung memiliki konsentrasi sperma yang lebih rendah, tetapi masih normal, dalam kebanyakan kasus.

Kadar protein kedelai yang tinggi terkadang juga bisa meningkatkan panjang siklus menstruasi dan menurunkan kadar hormon FSH. 
Kedelai mengandung estrogen turunan tanaman yang disebut isoflavone, jika makan kedelai terlalu banyak, isoflavon dapat berdampak negatif padatubuh Wanita dan pastikan untuk tidak mengonsumsi kedelai lebih dari 60 gram per hari.

3.    Pengaruhi pencernaan
Penelitian menunjukkan senyawa tertentu yang ditemukan dalam kedelai dapat secara negatif memengaruhi kesehatan pencernaan. 

Senyawa seperti aglutinin kedelai dapat memengaruhi pencernaan dengan memengaruhi fungsi struktur dan penghalang usus, kedelai juga dapat mengandung beberapa antinutrien lain, termasuk inhibitor trypsin, faktor penghambat α-amilase, fitat, dan banyak lagi. 

Efek ini sebenarnya bisa dihindari dengan pengolahan kedelai yang tepat seperti memasak, merendam, menjadikannya kecambah dan memfermentasi produk kedelai sebelum dikonsumsi dapat membantu mengurangi kandungan antinutrien dan meningkatkan daya cerna.

4.    Sebabkan alergi
Kedelai juga bisa menimbulkan alergi bagi sebagian orang, alergi kedelai terjadi ketika sistem kekebalan tubuh salah mengartikan protein tidak berbahaya yang ditemukan dalam kedelai sebagai bahaya dan menciptakan antibodi terhadap mereka.

Alergi terhadap kedelai, produk kedelai, adalah alergi makanan umum dan seringkali alergi kedelai dimulai pada masa bayi dengan reaksi terhadap susu formula berbasis kedelai.

Tanda-tanda dan gejala alergi kedelai ringan termasuk gatal-gatal atau gatal di dalam dan sekitar mulut yang mana alergi kedelai membuat seseorang harus membatasi konsumsi kedelai, bahkan harus menjauhinya.

Baca juga: 5 Resiko Terlalu Sering Menkonsumsi Ikan Lele

5.    Sebabkan kekurangan mineral
Kedelai dikenal dengan konsentrasi asam fitatnya yang tingg, kedelai memiliki kandungan fitat yang lebih tinggi daripada biji-bijian atau kacang-kacangan lainnya. 

Asam fitat bisa mengganggu penyerapan zat besi, seng dan kalsium dengan mengonsumsinya berlebihan dapat meningkatkan risiko defisiensi mineral.

Satu-satunya cara untuk secara signifikan mengurangi kandungan fitat kedelai adalah melalui fermentasi.

6.    Menghalangi penyerapan protein
Meskipun kedelai dikemas dengan protein tanpa lemak, kedelai juga dikemas dengan trypsin dan protease inhibitor, ini merupakan enzim yang bisa menghambat proses pencernaan protein.

Jika dikonsumsi berlebihan kedelai bisa menyebabkan beberapa tekanan lambung bersama dengan kekurangan dalam penyerapan asam amino dengan merendam dan mengolah kedelai bisa mengurangi efek negatif ini.

7.    Sebabkan gas berlebih
Kedelai mengandung serat dan oligosakarida, senyawa prebiotik yang membantu memberi makan bakteri usus yang sehat akan tetapi kedelai juga diketahui menyebabkan perut kembung, konsumsi kedelai berlebihan bisa membuat perut menghasilkan gas berlebih.

Susu kedelai dan makanan kedelai lainnya mengandung galactooligosaccharides, ini merupakan jenis karbohidrat yang mungkin sulit dicerna bagi sebagian orang. 

Kedelai sulit dicerna, yang dapat menyebabkan gas, kembung, dan rasa tidak nyaman pada umumnya, ini juga bisa membuat seseorang sering kentut jika dikonsumsi berlebihan.

Bentuk kedelai yang difermentasi lebih mudah dicerna daripada makanan kedelai yang tidak difermentasi.

Baca juga: 5 Resiko Mengkonsumi Ikan Sapu-sapu

Leave your comment

Name

Comment
Note: HTML is not translated!

LEAVE A COMMENT

Artikel Terbaru


«
»
Pemeliharaanya dan Nilai Tradisional yang Tetap Bertahan
Pemeliharaanya dan Nilai Tradisional yang Tetap Bertahan
22 Jan 2026

Peran Penting dan Nilainya dalam Sistem Pangan Modern
Peran Penting dan Nilainya dalam Sistem Pangan Modern
22 Jan 2026

Ayam Pedaging sebagai Sumber Protein Utama
Ayam Pedaging sebagai Sumber Protein Utama
22 Jan 2026

Peran Ayam dalam Kehidupan Manusia hingga Kini
Peran Ayam dalam Kehidupan Manusia hingga Kini
22 Jan 2026

Alasan Mengapa Beras Cokelat Semakin Diminati
Alasan Mengapa Beras Cokelat Semakin Diminati
22 Jan 2026

Beras Organik: Maknanya bagi Kesehatan serta Lingkungan
Beras Organik: Maknanya bagi Kesehatan serta Lingkungan
22 Jan 2026

Perannya dalam Pola Makan Sehat Masa Kini
Perannya dalam Pola Makan Sehat Masa Kini
22 Jan 2026

Aroma Khas yang menjadi pilihan favorit
Aroma Khas yang menjadi pilihan favorit
22 Jan 2026

Beras Shirataki: Alasan Mengapa Menjadi Pilihan Diet Modern
Beras Shirataki: Alasan Mengapa Menjadi Pilihan Diet Modern
21 Jan 2026

Nilai Gizi yang Tersembunyi di Balik Warnanya
Nilai Gizi yang Tersembunyi di Balik Warnanya
21 Jan 2026


Harga Pabrik

Merupakan brand yang dimiliki PT Aneka Niaga Indonesia (ANI) yang menjual produk untuk diperdagangkan kembali..

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Tips
  • Feed
  • Cara Membuat Tips
  • Cara Membuat Feed
  • Cara Order Produk
  • Cara Pembayaran Order
  • Cara Pengiriman

© 2022 Aneka Niaga Indonesia. All Rights Reserved.

Penjual

  • Registrasi
  • Login
  • Profil Pabrik
  • Cara Registrasi
  • Cara login
  • Cara Penjualan
  • Cara Pengiriman
Pembeli

  • Registrasi
  • Login
  • Cara Registrasi
  • Cara Login
  • Cara Order Produk
  • Cara Pembayaran Order

Customer Service

Gedung Menara Hijau Lt. 6, Jakarta Selatan, Indonesia

Tel: +62-21-7985951 / E-mail: cs@hargapabrik.id

Shopping Center

Tel: +62-21-7985951 / Hotline: +62-21-7985951

E-mail: info@hargapabrik.id


Show More Show Less

Keranjang Belanja Berhasil ditambahkan